apa sih yang menjadi fikiran anda saat menulis?

saat menulis,kita sering dilanda gundah gulana, iya bukan?

tak perlu dipungkiri bahwa semua itu memang benar. Saat ini saya seorang pelajar SMK yang sangat resah dengan apa yang ingin saya tulis. hal hal yang paling mendorong saya dalam menulis adahah,karena saya ingin mahir jadi penulis, dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Meskipun tujiuan saya dan jurusan sekolah saya sedikit berbeda, namun apa salahnya memadukan keduanya, malah asyik bukan? πŸ™‚

hal yang sangat mengganggu saat menulis yaitu

1. hasil tulisan saya jelek gak ya?

2. nanti tulisan saya bakal diterima gak ya?

wahh itu pertanyaan yang selalu hadir dalam benak saya. namun mulai sekarang, saya mencoba menepis semua itu demi karir saya (ceileh, karir apaan)(nah lo mau jadi penulis kagak?”celoteh saya πŸ˜€ ) ah sudah lah kita lanjutkan saja.

jangan khawatir teman teman, sebangsa setanah air, hahaha πŸ˜€ . kita diciptakn oleh tuhan itu sama, sama sama diberi wajah, hayo sapa yang nggak punya wajah? nah lo ketauan. sama sama dikasih otak. isinya sama. siapa coba yang cuma punya setengah otak. nah sekarang kiota mulai dari situ. kenapa kita kalah dengan penulis lain? (saya saja masih minder siapa saya) haha

sekarang mari menggunakan otak kita dengan maksimal. ayo πŸ™‚

yang pertama, menurut situs web yang saya baca. kosongkan fkiran anda (saya tidak bermaksud menghipnotis anda). Lalu siapkan alat tulis . apa saja. hp, laptop, alat tulis bolfoin dan kertas dll. tapi jangan ditembok ya πŸ™‚ . terus selanjutnya tulis semua yang ada dalam fikiran anda dengan bahasa anda masing masing. jangan hiraukan tulisan anda yang jelek (maaf πŸ™‚ ) Β . tulis tulis tulis tulis. lakukan setiap saat sesuka hati anda. maka anda akan terbiasa menulis. setelah itu langkah sellanjutnya setelah anda sering menulis, baru fikirkan ide yang anda buat jika anda ingin menulis yang bertema. karena anda sering menulis anda terbiasa menulis sesuatu yang ada di fikiran anda maka secara otomatis anda sering juga menuangakan ide yang ada dalam otak anda. setelah anda menulis Β barulah anda belajar untuk merevisi tulisan yang anda buat. sesuaikah dengan EYD, sesuaikah dengan kaidah penulisan. jadi anda tidah harus tau terlebih dahulu mengenai teori teori sastra sebelum menulis. masalah teori kita juga dapat belajar pelan pelan. dengan bahasa anda sendiri tentunya. jangan takut berkarya.

seperti saya ini, menulis bebas setelah saya membaca banyak referaensi dan saya tertarik dengan metode ini. tidak ada maksud menjiplak. intinya sama namun saya sudah kemas ini dengan bahasa saya sendiri sesuai apa yang saya fahami.terimakasih.

salam anak Indonesia

nunun2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s