Ketika Itu

ketika ku berjalan dikerumunan orang

aku melihat sosokmu

melangkah penuh keangkuhan

mendekat penuh eajah tantangan

dan ku sentuh wajah risaumu

yang berdiri tegak menantangku

aku merasa air mataku  jatuh ketika itu

memandangi raut wajah yang menyilaukan

kupeluk erat,langit biru berkat ku amat bodoh

ketika, ia melepas jemariku yang melekat ditubuhnya

ia memandangi seseorang ketika,

kuayun kan tangan merasa bahagia

kurasa ia berbeda, ketika

ia terus memandangi sudut ruang hidup ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s