MY LOVE TEACH part1

Dedaunan rimbun,Menyelimuti pagi dari timur. Cahaya kemilau menerpa pandangku yang sesekali kuarahkan kelantai bawah,tepat diantara siswi-siswi SMU bergerombol dan kadang saling menertawakan, ada pula yang sedang duduk santai membaca buku, ada yang asyik menenteng barang barang aksesori kepada teman temanya. Namun buka itu yang aku pandang dari pagi ini. Melainkan Seorang siswi cantik yang sedang mengenakan headset hijau sedang membawa kanvas dari jauh, mataku memandangnya dari tadi, dari kejauhan dari sepanjang lorong sekolah yang terjangkau olehku.

Entahlah,Seusai sekolah dia selalu datang ke taman tepatnya dbelakang rumahku.

***

Sepulang mengajar kuletakan tubuhku ini keranjang,tanpa basa basi tanpa kuhiraukan meskipun masih mengenakan sepatu. Tiba tiba suara nyanyian kecil terdengar oleh telingaku. Namun tak sedikit arahku untuk beranjak,hanya mendengar senandung kecil,entahlah itu siapa dan apa yang seseorang lakukan dibelakang rumahku.

Sering aku mendengar senandung itu, tidak ada rasa penasaran olehku, oleh apa dan karena apa tak ada rasa ingin tau. Namun tiba-tiba aku mendengar seseorang jatuh dan suaranya sedikit keras, kusibakan tirai penutup jendela,cukup silau karena pagi masih merambah diketinggian jam keberangkatanku mengajar. Aku bergegas turun dan membalikan arah tubuhku kebelakang rumah, mungkin terkadang aku tidak peduli dengan apa apa saja di sekelilingku, namun kelihatanya gadis itu membutuhkanku,karena tidak ada siapa siapa di dekat rumahku.

“hai,kau tak apa apa?” taganku ku ulurkan seraya ingin membantunya bangkit dari ia duduk, namun dia menepis tanganku, “sombong sekali” batinku.

“hei,kamu berdarah lihatlah” aku melihat kakinya sedikit berdarah, mungkin terluka karena terjatuh

“kamu jatuh dari sana? telunjuku mengarah ke sebuah pohon yang cukup tinggi.

beberapa pertanyaan coba aku berikan ,namun ia tak menjawab satupun,sepatah katapun. Dia hanya beranjak dari ia terjatuh lalu pergi. Entahlah bagiku itu biasa, mungkin dia malu. Anehnya mengapa aku ingin membantuku, jika tau pertolonganku ini ditolak mungkin aku urungkan saja niatku tadi.

***

Setiap sore setelah kejadian itu gadis itu datang,tepat saat aku pulang mengajar. Dia selalu berayun-ayun sendu di ayunan pohon dibelakang rumahku. Hampir setiap hari aku melihatnya. Namun aku tak tau persis wajahnya, karena dia selalu menghadapkan wajahnya ke timur. Dan aku juga tak tau apa yang sebbenarnya ia lakukan disana, menunggu? mungkin saja menunggu seseorang, mungkin umurnya lebih muda dari pada aku, ah aku bicara apa, apa aku tertarik dengan nya? ah tidak, aku hanya mulai penasaran kenapa seusianya yang seharusnya belajar malah sendirian dibelakang rumah orang.

“hei, apa yang kamu lalukan” ah entah,mengapa aku bertanya ini, kulontarkan pertanyaan ini dari atas jendela rumahku dan mungkin ini sedikit tidak sopan. Pantas saja dia hanya menoleh. Ya,saat dia menoleh kearahku, bibirnya, hidung, wajahnya, lembut sekali, meskipun tidak cukup jelas namun wajahnya sangat lembut, matanya sayu, bibirnya berwarna lembut, Matanya kecil sedikit sipit, rambutnya lurus dan berwarna hitam. Ah cantiknya, ada gadis cantik dibelakang rumahku. Tak lama memang, tak lama dia melihatku dari atas sini, kemarin aku tak sempat melihat wajahnya, ah ternyata cantik, menawan, entahlah aku merasa berbunga-bunga.

Aku segera turun, ingin mengenalnya,ya, mungkin ingin mengenalnya. Aku segera berlari dari satu-satu anak tangga rumahku,sepertinya perlahan namun tiba-tiba akku terjatuh. Ah sakit sekali. Namun tak masalah, aku langsung bangkit, tanpa merasakan tulang pinggulku yang sedikit nyeri. Ah sial, dia sudah pergi, tadinya aku hanya ingin  tau namanya saja namun ia sudah pergi, banyak pertanyyaan muncul dari benaku. Dia siapa? setauku aku tidak punya tetangga seperti dia di komplek ini, dan apa yang sebenarnya ia lakukan ? apa yang ia kerjakan disini.

bersambung…

MY LOVE TEACH part 1

kuliah atau kerja

Pekerjaan Adalah sebuah tanggung jawab. Menurut kalian apa sih yang harus kita lakukan jika kita diberi pekerjaan? apakah yang ada dibenak anda ketika mendengar kata kata pekerjaan?

2 bulan yang lalu saya dipusingkan dengan jala apa yang harus saya tempuh setelah berpusing ria dengan UN , dengan berbagai macam pernak perniknya isu isu, dari mulai gagal sampai hampir akan di ulang kembali, pusing bukan? setelah sehari berlalu banyak sekali hal yang harus di fikirkan, di televisi, di BBM ,di Facebook , twitter dan media sosial lainya sedang membicarakan UN yang isunya akan di ulang. AH oh tidak, tentu saja tidak, namun saya juga berfikir jika saya menolak adanya ulangnya UN maka bagaimana sahabat luar pulau yang UN nya terlambat,bahkan jawabanya sudah menyebar melalui ponsel pribadi. Sungguh miris sekali negri ini.

Next ke Plaining selanjutnya, setelah Ujn itu saya berfikir bahwa saya harus kuliah,bagaimanapun caranya saya harus kuliah. Saya mengikuti beasiswa Unggulan disalah satu universitas swasta yang cukup bagus namanya dimata masyarakat. Namuaa saya tiba tiba ingat pesan seseorang akan pekerjaan. Menurut beliau “orang yang bekerja pasti dapat kuliah namun jika kamu kuliah itu belum tentu akan mendapat pekerjaan ” itu lah kata kata yang sangat saya ingat. Memang benar, lalau saya berfikir untuk mencari pekerjaan dengan tetap mengikuti program beasiswa. Alhasil saya pun diterima. Selang berapa minggu saya bekerja tiba tiba saya ingin mengundurkan diri dari program beasiswa. Mungkin ini aneh, saya juga menganggap ini sangat aneh, mengapa saya bisa berfikir secepat itu. Saya pun menghubungi beberapa guru untuk mendapatkan bimbinga atas apa yang saya alami ini, sungguh ini benar benar kegalauan 😀 . Akhirnya goal,saya memilih mengundurkan diri dan bekerja. Alhamdulilah saya berusaha Beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Oh iya, sebelum saya lulus sekolah menengah kejuruan saya sudah bekerja, ini memang resiko sebab jika saya diterima ternyata saya tidak lulus ini akan menjadi sesuatu yang  menyedihkan. Namun saya yakin dengan apa yang saya lakukan, toh saya sudah berjuang keras untuk UN tahun 2013.

Selling love

Kemarin aku melihat acara televisi di stasiun televisi swasta. Sebuah kisah cinta yang cukup rumit, rumit untuk dijelaskan,rumit untuk ditelusuri bahkan rumit untuk dilihat.

Cerita ini sungguh memilukan, Sebut saja Andi (nama samaran) dia bekerja disalah satu perusahaan swasta, dia sudah menikah dan dikaruniai seorang anak yang bernama Sely (nama samaran), ia mempunya seorang istri yang bernama Indah. Andi adalah ayah,suami yang baik,namun selang beberapa tahun mereka menikah, dan Andi mengenal seseorang yang bernama Wita ,Wita adalah kekasih  gelap sekaligus bos dari Andi.

Ketidakwajaran Andi sering diperlihatkan didepan Indah. Wita yaitu bos Andi sering mejemputnya dirumah,kemudian esoknya tak puang dengan alasan lembur dan acara kantor

Suatu hari Indah menanyakan tentang kepulanganya,pekerjaanya. Dan Andi tiba-tiba tersinggung dan marah besar.

Semakin lama hubungan Andi dan Wita diperlihatkan kepada Indah. Tentu saja dia sangat kecewa dan marah, kemarahanya itu menghantarkan kepergian Andi Andi lebih memilih wita, seorang janda kaya yang bisa memberinya harta. Andi meninggalkan keluarga dan juga anaknya Sely karena dia tertipu adanya harta. Sedangkan Indah dan Sely hidup menderita.

 

maari kita renungi cerita ini,mungkin ini bukan hanya cerita,mungkin juga dapat ditemui disekitar kita, banyak orang menggadaikan cinta,anak,istri,keluarga demi harta Mereka pikir semua itu akan membuatnya bahagia.

Umur Dan Cinta

dewasa ini sunguh membingungkan, pasti kalian sering mendengar adanya pasangan yang mempuyai jarak umur/ selisih umur yang rentangnya berjauhan. It’s real guest, Banyak sekali, justru ini menjadi budaya, tidak salah memang , tak ada yang salah memang. Namun kali ini saya hanya ingin membicarakannya secara blak-blakan yang menurut saya ini perlu untuk dibicarakan.

yang pertama mengapa banyak wanita memilih pria dewasa untuk dijadikan pasangan/pacar/suami. Kedua, banyak wanita beranggapan bahwa memiliki seorang boy yang lebih dewasa akan dapat ngemong mereka,lebih dewasa, mungkin?

lalu anggapan ketiga mempunyai pacar yang memiliki umur sama itu lebih sulit untuk menjalin hubungan. Benarkah? ah tidak juga 🙂 banyak beranggapan pula jika memiliki pacar yang umurnya sama mereka lebih cenderung memikirkan ego mereka masing masing, Betulkah? mungkin itu anda. Ketauhilah kawan kawan bahwa  menjalin sebuah hubungan itu tidak melihat bagaimana umur mereka, memang banyak ahli mengatakan jika secara biologis perkembangan wanita lebih dulu,kematanganya mendahului pria. Namun ini bukan masalah teori,ini adalah masalah perasaan, apabila kita sudah menetapkan, memiliki ketetapan hati pad seseorang,semuanya akan baik-baik saja, semua akan berjalan dengan baik, meskipun banyak godaan, namun apabila kalian sudah mempunyai presepsi masing masing, lihat ,tanya pada diri kalian apakah kalian masih mencintai pasangan kalian. Jika iya Seharusnya kalian dapat melakukan hal terbaik utuk dia,Jika dia tidak mengerti apa yang anda lakukan, Bersabarlah yang penting pada masa itu kalian telah melakukan sesuatu hal yang baik dan pastinya pasangan yang telah meningalkan kalian akan menyesal. Jangan takut mempuyai pasangan yang memiliki umur sama ataupun lebih muda, karena cinta dapat mengubah segalanya.