Kamu

buku buku yang aku letakan dibelakang rak itu tiba tiba aku ingin membukanya. Ya benar, ketika itu aku menggambarmu dalam anganku, tepat dalam benak dan dalam relung hatiku. Kamu, ada kamu, yang membuatku malu ,sangat malu karena aku begitu menyukaimu.

Aku lupa denganmu, lupa wajah dan kebaikan mu, dan aku membukanya sekali lagi, dalam buku yang aku gambarkan tentang mu. Dan aku ingin duduk dan dekat dengan mu, itu mustahil, aku hanya bersandar di kursi dan memandang gambar sketmu yang aku buat tahun lalu. Sungguh ironi, ternyata aku disini sedang dalam kesendirian.

Nuru Nonami

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s