Sejenak

Sejenak Lupakanlah
batasan – batasan yang bukan candumu
sejenak lupakanlah
berapa lama mata ini akan terus bisa memandang
berapa lama nafas ini terus bersautan
sejenak lupakanlah

yang kini kita lewati teruskanlah
hingga muara kelak tiada lagi

sejenak lupakanlah
air mata yang pernah jatuh
dan menguap jauh perlahan menjadi awan dan membasahi hari

Sejengkal lupakanlah, hariku dan harimu
berapa lama kita hidup
berapa lama lagi kita akan saling meninggalkan
karena aku terus ingin menyentuh hatimu didetik terakhirku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s