Pertemuan pertama “tahun setelah pergi”

Malam malam lalu, aku bermimpi buruk, setelah setahun lebih pernah memaksakan untuk pergi. Bukan karena aku ingin, tapi keadaan yang membuat ini lebih mantap untuk dijalankan. Bulan lalu dari oktober ini, aku merasa hidup lagi, tidak terjebak di situasi gelap, tidak terkurung di suasana hati yang pilu, tidak hampa seperti kemarin, aku menemukan sesuatu yang baru darinya.Aku menaiki anak tangga digedung berwarna red-soft sedikit berdebar hingga sampai disebuah pintu no 3 dari deretan ruang sebelumnya. Perasaan campur aduk, tegang, takut, salah tingkah. Kuhela nafas panjang, dan sampai dimana titik ketenangan aku dapatkan. kuketuk “tok,tok” dan menengok kedalam dan kuarahkan pandangku ketimur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s