Ruang

Tiba tiba aku disini kembali, menaiki dua arah tangga gedung red-soft. Kuketuk pintu paling ujung timur. Perasaan berdebar selalu ada ketika aku datang, entahlah mengapa demikian. Mengamatimu, memandangmu dengan hati-hati. Mengoles warna disebuah mesin yang aku bawa siang tadi. Tiap detik melihatmu, hanya bisa melihat dari jarak berukur meter. Semprotan warna menempel jari-jarimu, kuas hitam berbaur warna kau selipkan dibibirmu. Aku mencintaimu, ingin kupeluk tapi aku tak kuasa. Aku tak bisa. Banyak mata disana, yang memaksaku menahan hasrat ini, meski tak ada, tapi belum tentu . Sayang, aku menyukai saat seperti ini. Melihatmu dengan pandang serius, aku hanya tersenyum, sesekali menahan tawa, menghela nafas lega. Aku bersyukur kini doaku hanya untukmu, untuk kita. Ruang ini adalah perjumpaan pertama setelah aku pergi tahun tahun lalu. This office, saksi perjumpaan kita, janjiku memenuhi kedatanganku untuk menjawab pertanyaan yang ada dihatimu, menjawab untuk apa aku datang kembali, dan untuk ku bertanya mengapa masih ada kemauan untuk kembali, wanita yang lari demi nama baiknya, namun telah menenggelamkan perasaanmu. Maafkan aku, aku akan terus mengatakan aku mencintaimu, aku takut, entah esok, lusa, malam nanti aku tidak bisa lagi mengatakan ini. Bukan karena orang lain, tapi inilah dunia, jika bukan aku atau kamu, kita akan saling meninggalkan. Tapi aku tidak ingin menyianyiakan kamu lagi. Tuhan, saya selalu berdoa, berikan saya kesempatan untuk membuktikan kesungguhan saya, entah dari apa dan bagaimana, tolong katakan padanya, aku tidak akan pergi kecuali dia memintanya. image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s