Sebuah Pesan

Denting polyphonic berbunyi nyaring, kubuka mata. Kututup dan kutarik selimut. Aku tidak benar benar tidur. Aku hanya tidur tidur ayam. Itu bunyi alarm pagi membangunkanku. Tau aku tak tidur semalam tapi pagipun sudah akan menyergap.

Sebuah pesan yang aku baca berulang ulang. 

Kami bertengkar hebat, aku yang menulis banyak kata, menimbulkan kesalahan yang teramat rumit, aku dan pemahamanku, dia dengan pemahamanya.

Kubaca lagi pesan itu,berulang. Mana yang salah? Siapa? Aku?

Kemudian kusingkirkan amarah,mulai kurendahkan suhu kepala, aku berdoa pada Tuhan. 

Jawabanya adalah sebuah pesan dari ibu. 
Catatan : pesan yang dimaksud adalah pesan berupa pesan yang dikirim melalui handphone dan pesan berupa nasehat orang tua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s