ya malam

Saat ini aku sedang bergumam pada malam. Malam.. Mengapa malam ini begitu dingin. Adakah kehangatan untuku, karena hanya ada dingin dan ketusnya obrolan. Malam, mengapa dingin malam ini? Aku hanya bercerita apa yang aku fikirkan dalam batinku mengapa malam ini begitu dingin dari biasanya. Malam? Akankah engkau menyalahkanku kenapa aku mengatakan malam begitu dingin? Bisakah kau jelaskan padaku mengapa dingin ini membuatku mengeluh? Apa aku boleh bercerita? Bukan kau yang membuat dingin, tapi angin. Mungkin karena hanya ada kau malam aku bercerita. Karena tak satupun angin ada didekatku, dia berlalu melewati tubuh ini. Jadi hanya padamu malam aku bertanya dan bercerita. Karena satu satunya kau yang aku punyai.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s